Sunday, 18 October 2015

Hujan dan Mentari

Langkah ini masih memaku diriku
Tak membiarkan untuk maju
Berdiri menata hati
Mencari arti perasaan ini

Kau di sana
Menungguku untuk berjalan
Menatapku penuh harapan
Membiarkanku berjalan sendirian

Dia di sana
Pada jalan yang berbeda
Menantiku untuk pulang
Setelah lama menghilang

Kau datang di saat tidak tepat
Kau seperti mentari yang membuatku hangat
Namun aku sudah terlalu nyaman dengan hujan
Bagaimana aku berpindah haluan?

Kuakui, kau telah memiliki ruang di hatiku
Meski di ruang hati yang lain, ada dia selalu
Bagaimana caranya aku memilih?
Sedang kalian membentuk pelangi

Saturday, 17 October 2015

Semanis Sabit

Aku mulai lelah berlari terbirit-birit
Mengejarmu di jalan yang sempit
Bolehkah aku beristirahat sedikit?

Sakit
Hati ini terjepit
Luka itu mengimpit
Namun aku tak bisa menjerit

Mempertahankanmu, rasanya begitu rumit
Melepaskanmu pun 'kan terasa pahit
Melupakanmu, tentu teramat sulit

Maka, kubiarkan saja kaupergi jauh menuju langit
Tak usah pedulikan aku jika semuanya membuatku sakit
Karena aku akan selalu mengenang senyummu yang semanis sabit

THEME BY RUMAH ES