Thursday, 25 May 2017

Terhubung Semesta

            Kita mengira bahwa segalanya telah selesai, bahwa cerita kita telah usai. Akan tetapi, rupanya kita salah telak. Meskipun almanak telah menggulung waktu hingga aku dan dirimu terpisah dimensi semu, ternyata masih ada ruang partikel yang menghubungkan kita. Walau telah kuputuskan semua benang yang membuat kita terikat, ternyata ada benang baru yang menjerat.
            Apakah kau pernah menyadari bahwa dunia kita selalu beririsan? Ketika jarak memisahkan, tetap saja ada yang membuat hati begitu dekat. Percuma saja jika kita berusaha memutuskannya dengan kuat sebab kita ternyata bukan hanya terikat, namun juga terhubung. Di antara kita, ada ruang paralel yang menyimpan segala rasa, entah yang bernama atau tidak. Kita selalu bertemu di alam mimpi, bercengkerama lintas dimensi. Kita bersua di tempat yang berbeda, di ruang tanpa batas, di sebuah alam yang disebut semesta.
            Saat aku mengira hati ini akan terbuka ketika sosok baru datang menyapa, ternyata satu milimeter pun hati ini tak ingin membuka. Takdir terkadang memang lucu. Ketika aku mencari, tak pernah bisa aku menemukan. Namun, ketika aku sedang tidak mencari, justru di saat itulah aku menemukan. Setiap hari logika terus membunuh hati yang tak henti menghidupkan cinta. Akan tetapi, semua itu tak pernah berhasil. Sepertinya, semesta memang tak pernah mengizinkan aku untuk berhenti mencinta. Alam raya ini tak pernah menghendakiku untuk menerima sosok selain dirimu untuk selamanya.
            Aku hanya percaya bahwa kita akan selalu terhubung semesta. Tak peduli sejauh apa jarak membentang, selama apa waktu memanjang, kita akan selalu seperti ini.  Ketika benang penghubung itu putus, akan muncul benang baru tak kasatmata yang terus mengikat kita. Bukankah kita tak perlu saling berhadapan untuk bisa saling merasakan? Bukankah kita tak harus saling menemani untuk bisa saling memiliki? Kita hanya perlu yakin bahwa tak ada yang mampu mengikat lebih erat selain takdir dan tak ada yang mampu menghubungkan lebih dekat selain semesta yang tak memiliki akhir.

1 comment:

THEME BY RUMAH ES