Wednesday, 27 May 2020

Setakat Terikat

Adalah engkau, sekerap kali
Layaknya angin yang lewatkan
Jejak, setapak, tanpa tertangkap
Sampaikan pesan sejauh nurani


Jualah engkau, tiada sekali bosan
Laksana hujan yang sisakan
Tempias, membias, menggenang
Suarakan panggilan sepelan bisikan

Sekadar kata-kata, tetapi beterbangan
Dilangitkannya utuh seluruh oleh
Segenap alam, semesta; tiadalah sisa
Adakah kaudengar dan menoleh?

Padaku—jalinan kata yang tak pernah
Sanggup citrakan jiwamu yang sungguh
Bukankah sama dengan jiwaku yang teguh?
Satu dan satu adalah satu, tidaklah salah

Telah kita tahu; jarak sejatinya pendekat
Kala pun seniscaya penguat lekat
Bilakah benar selamanya tak ada sekat
Selalu semoga, kita setakat terikat

No comments:

Post a comment

THEME BY RUMAH ES