Sunday, 25 July 2021

Sempena Terakhir

Ujungnya berakhir, seperti yang kutahu

Tak ada warna getir meski gurat-gurat

Khawatir kentara melekat sebab ingat

Sebuah sempena terakhir, tentangmu


Aku menunggu, lalu maafmu yang sungguh

Malah membuatku tanpa henti kasar memisuh

Air mata tak terbendung, tetapi tawa pun berdengung

Aduhai, kita sama-sama seketika termenung, bingung




THEME BY RUMAH ES